5 manfaat jenis lulur tradisional

lulur

Siapa di sini yang tidak suka luluran? Luluran merupakan salah satu cara wanita untuk menjaga kesehatan kulitnya. Tak hanya untuk wanita, beberapa kaum pria pun suka melakukan luluran. Di samping untuk mendapatkan kulit yang lebih sehat, luluran juga dapat membuat tubuh kita lebih rileks dan segar.

Sama seperti kulit pada wajah, kulit pada tubuh secara rutin selalu berganti dengan sel yang baru, dengan lapisan sel yang lebih sehat yang ada di bawah sel yang sudah lebih tua. Proses pergantian sel ini melambat seiring bertambahnya usia, nah di sini lulur dapat memberikan dorongan untuk kulit melakukan pergantian sel.

Lulur bekerja dalam beberapa cara. Pada saat lulur dipijatkan di tubuh Anda, butiran kasarnya membantu untuk mengelupaskan sel kulit mati. Selain itu, menggosok lulur pada tubuh juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan aliran darah ke permukaan kulit, serta dapat melembapkan kulit Anda.

Jenis-jenis lulur di Indonesia
Di Indonesia, tradisi ini sudah ada sejak zaman dahulu dan terus diturunkan dari nenek moyang. Tak heran, banyak jenis lulur yang khas dari Indonesia dan juga disenangi oleh para wisatawan dari luar negeri.

1. Lulur kuning jawa
Lulur kuning jawa terbuat dari campuran bahan-bahan alami khas jawa, seperti tepung beras, kunyit, temu giring, dan daun pandan. Lulur ini dipercaya berguna untuk menghilangkan sel kulit mati, mendinginkan kulit, melembabkan, menghaluskan, dan mencerahkan kulit.

Tepung beras memang telah dikenal dapat membantu memutihkan kulit. Tepung beras mengandung kadar PABA (para amino benzoic acid) tinggi yang dapat bertindak sebagai tabir surya. PABA juga dapat meningkatkan kadar vitamin C dalam tubuh ketika dikonsumsi. Selain itu, tepung beras juga mengandung asam ferulat dan allantoin yang juga dapat melindungi kulit dari sinar matahari. Asam ferulat merupakan antioksidan, sedangkan allantoin merupakan agen antiperadangan. Keduanya membantu memperbaiki kulit dan mendinginkan kulit dari sengatan matahari. Saat tepung beras dioleskan ke kulit, tepung beras juga dapat menghambat tirosinase yang baik untuk kulit.

Selain tepung beras, kandungan kunyit dalam lulur kuning jawa juga bermanfaat untuk kulit. Kunyit merupakan agen antibakteri dan antipenuaan. Kunyit mengandung banyak sekali antioksidan yang baik untuk membuat kulit tampak awet muda dan segar. Selain itu, kunyit juga membantu merangsang pertumbuhan sel baru dan menjaga elastisitas kulit.

2. Lulur bengkuang
Bengkuang mengandung banyak vitamin dan mineral. Salah satu vitamin yang banyak terkandung dalam bengkuang adalah vitamin C. Karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi ini, bengkuang sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit.

Vitamin C ditemukan dalam lapisan luar (epidermis) dan dalam (dermis) kulit Anda. Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat membantu memproduksi kolagen agar kulit tetap sehat. Vitamin C dapat menghilangkan tanda-tanda penuaan karena berperan dalam sintesis kolagen dalam tubuh. Vitamin C juga dapat membantu memperbaiki dan mencegah kulit kering, serta melindungi kulit dari sinar matahari.

3. Lulur susu
Susu dapat menjadi pembersih dan pelembab kulit Anda. Susu memiliki kemampuan untuk menghilangkan kotoran yang larut dalam minyak dengan bantuan enzim lipase yang larut dalam lemak, menghilangkan kotoran yang mengandung protein dengan bantuan protease, dan menghilangkan sel kulit mati dengan bantuan asam laktat. Susu mengandung air, lemak, dan protein yang dapat menjadi faktor pelembab alami yang hilang pada kulit kering

Selain itu, susu juga dapat mencerahkan kulit Anda dengan mendukung pengelupasan sel-sel kulit mati. Juga, susu sebagai agen antipenuaan yang dapat membantu mengurangi kulit keriput. Hal ini karena kandungan enzim, protein, vitamin, dan mineral yang terkandung dalam susu.

4. Lulur kopi
Lulur kopi dapat memberikan manfaat bagi kulit, misalnya dapat meningkatkan tekstur kulit supaya lebih halus dan lembut. Lulur kopi juga dapat membantu pengelupasan sel-sel kulit mati sehingga mendorong terbentuknya sel-sel kulit yang baru, yang ada di bawahnya. Pengelupasan kimia atau pengangkatan sel kulit mati terjadi dengan bantuan enzim dan sifat asam dari kopi. Pengangkatan sel kulit mati ini membuat kulit terlihat lebih cerah berseri.

5. Lulur cokelat
Selain untuk dinikmati karena rasanya yang menggoda, coklat juga berguna untuk meningkatkan kesehatan kulit. Ya, lulur cokelat dapat membantu melembabkan kulit, mencerahkan kulit, dan melindungi kulit dari sinar matahari. Dalam cokelat terkandung vitamin A dan vitamin E yang dapat memperbaiki sel kulit dan meremajakan kulit. Cokelat juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas. Dark chocolate mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan elastisitas kulit dan menghambat tanda-tanda penuaan pada kulit.

Leave a Reply